sajak tentang kita

Mas, ku ‘kan kenangkan tiap indah

Indah tiap sudut istimewa Nagari kita

Tentang kemenangan tanpa merendahkan

Tentang kesaktian tanpa ajian

Tentang kekayaan tanpa kemewahan

Pun ku ‘kan kenangkan tiap indah

Indah lekat keringat bermanik-manik, saat asyik berglenak-glenik

Tenang bak merapi, bergemuruh laksana ombak

Menyusuri serat Dewaruci, arti sebuah Proporsi

Hingga langgam Bungah-Susah, makna sebuah Keseimbangan

 

Kerak kenangan ini tlah terpatri

Bersama sang Kepik Emas terbang berlari

Melawan belenggu nan meraja

Terkunci dalam ruang pikir bangsal penjara

Ternyalakan api lilin harapan ‘tuk Bisa

 

Mas, kelak usia ‘kan lebih kuat dari kita

Melepas satu demi satu partisi memori kita

Encok ‘kan menggerogoti pekat semangat kita

Melupakan fase penolakan koma

Tapi, bukan berarti karna kita terkalahkan

 

Ah, Mas,..ku tahu bahwa pelangi kenangan itu indah

Namun, tanpa merah dan biru, akan ‘kah tetap indahnya?

Ya, ia ‘kan senantiasa indah

Karna berkanvas langit biru

Bergoreskan saput merah senja

 

Maka, kenangkanlah…

(Hujan di Bulan Dua, 2012)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s