Grand Canyon-nya Djogja, Selopamioro

Petualangan kali ini tetap bertema sobo ndeso. Ya, njajah deso milang kori di Nagari Ngayogyakarta Hadiningrat yang pancen istimewa. Meski sempat kesasar di Kebun Buah Mangunan, antara Gunungkidul-mBantul (daerah tapal batas, ibarat Malaysia-Indonesia, hihi), tak menyurutkan pencarian jembatan gantung Selopamioro.

Dari puncak Mangunan, Selopamioro bak Grand Canyon-nya Djogja. Jika tebing Grand Canyon–lembah curam yang berada di utara Arizona, Amerika Serikat–mengapit sungai Colorado, tebing Selopamioro mengapit sungai Oya.

Ciri khas dari tebing Selopamioro adalah jembatan gantung yang menghubungkan desa Selopamioro dan desa Sriharjo. Lokasi jembatan gantung ini bisa dikatakan cukup terpencil di ujung desa, daerah Wunut, desa Sriharjo. Untuk mencapainya bisa dengan menyusuri Jl. Imogiri Barat hingga km 15, kemudian mengambil arah ke Siluk arah Panggang. Setelah menemui SMP N 2 Imogiri belok ke arah timur. Kemudian lurus menyusuri aspal hingga selanjutnya melewati jalan cor beton. Saat menyusuri sungai Oya ini, tampak persawahan dan perbukitan, menambah keelokan alam. Hawanya pun sejuk.

Sepertinya, pemerintah belum mengoptimalkan potensi daerah wisata panorama ini. Namun demikian, setidaknya jembatan gantung ini bermanfaat bagi masyarakat sebagai jalur transportasi demi kelancaran roda perkonomian dan pendidikan.

2 thoughts on “Grand Canyon-nya Djogja, Selopamioro

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s