marah vs ramah

sesabar apa pun seseorang pasti pernah marah
marah..marah..dan marah..
karena seseorang harus berlaku sesuai dengan standar yang kita tetapkan
karena seseorang tidak melakukan seperti yang kita mau

ketika kita kecewa..kita marah
ketika kita kesal..kita marah
ketika kita resah gelisah..kita marah
begitu mudahnya api amarah tersulut

marah..marah..dan marah..
saat mendidih darah di kepala ini puas rasanya
berharap marah selesaikan masalah
tak sadar ada cerita di balik amarah

mungkin ada hati yang terlukai
mungkin kesehatan ‘kan terganggu
mungkin ketidakberesan semakin tak terbenahi
mungkin juga hati kita yang ‘kan ternoda

pemarah..versus peramah..
itu pilihan kita!

Kekerasan lawan kekerasan, hasilnya perpecahan. Batu lawan batu, hasilnya pasti ada yang terbelah. Lain halnya jika batu diadu dengan tanah liat, niscaya akan menjadi lengket.

teringat ketika sedang marah..kemudian berjumpa dengan orang yang ramah dan bijaksana..hati ini menjadi sejuk padahal baru menatap wajah jernihnya saja. belum lagi keramahan tuturnya dan perhatian tulusnya yang meredamkan emosi kita..kadang justru membuat kita merasa malu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s